Bisnis Frozen Food Rumahan di Masa Pandemi

Share:
cara sukses bisnis frozen food
istockphoto.com

Salah satu usaha yang cukup menjadi minat masyarakat saat Pandemi covid-19  seperti saat ini yaitu bisnis frozen food. Masa pandemi yang tak kunjung usai, memaksa kita untuk memutar otak untuk mencari tambahan rezeki tanpa harus melanggar protokol kesehatan.

Oleh, sebab itu banyak masyarakat yang memulai usahanya mulai dari rumah secara online. Menjalani bisnis ini, tidak hanya bisa oleh para profesional namun juga kalian yang pemula bisa mulai menjalankan bisnis frozen food ini untuk menambah cuan terutama di masa sulit seperti ini.

Usaha bisnis makanan beku ini juga menjadi solusi untuk menambah cuan yang bisa melakukannya dari rumah. Lalu, apa dan bagaimana cara untuk menjalani bisnis frozen food ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Tips dan Trik untuk Bisnis Frozen Food

Beberapa persiapan harus menjadi perhatian saat kita akan memulai satu bisnis. Sebab langkah dan persiapan yang matang akan mengurangi resiko kerugian di masa mendatang. Lalu apa saja tips dan trik agar kita tidak salah langkah dalam memulai bisnis frozen food? Berikut uraiannya.

1. Riset Pasar

Hal pertama yang harus kalian persiapkan apabila ingin memulai sebuah bisnis adalah riset market atau pasar. Kita harus mencari tahu, area mana saja yang lebih tinggi dalam mengkonsumsi makanan praktis saja seperti frozen food ini.

Biasanya sasarannya adalah untuk orang-orang yang cenderung sibuk dengan aktivitas dan pekerjaannya. Sehingga membutuhkan produk yang praktis sehingga efisien waktu. Maka, frozen food ini akan jadi jawaban yang selama ini mereka cari.

2. Tentukan Jenis Produk

Setelah melihat sasaran penjualan untuk bisnis frozen food kamu, jangan lupa untuk mencari selera konsumen di sekitarmu. Ini akan mempermudah step penting yang bisa menjadi keputusan kamu ketika akan menjalani bisnis kamu ke depannya.

Misalnya, Apabila rata-rata lebih banyak anak-anak, produk sayuran serta ikan beku bisa menjadikan produk dagangan yang lebih laris. Kamu juga bisa menyediakan makanan beku yang bisa untuk camilan yang enak dan tentunya anak-anak pun menyukainya.

Kamu bisa menyediakan juga kentang bumbu siap goreng untuk jadi menu makanan french fries atau sosis dan nugget dengan bentuk-bentuk unik dan lucu. Lalu, kamu juga melihat sekitar apabila ternyata daerahmu mayoritas muslim, maka tentu saja produk frozen food kamu misal daging babi beku tentu saja tidak akan laku.

3. Perhitungan Modal

Apabila, kamu sudah menentukan produk apa saja yang nantinya akan kamu jual di bisnis frozen food kamu. Maka kamu sudah sewajibnya mulai menghitung anggaran dari modal awal untuk memulai bisnis rumahan satu ini. Hitung kebutuhan apa saja yang tentu saja perlu untuk mendukung mulainya bisnis ini.

Lalu, setelahnya mulai mencari perbandingan harga-harga yang bisa kamu lihat referensinya melalui e-commerce. Pastikan semua perhitungan modal awal secermat dan serinci mungkin.

Untuk meminimalisir kejadian budget dadakan yang nantinya berakibat akan over budget. Sehingga bisa saja berakibat untuk mengurangi keuntungan dan menambah kerugian usaha bisnismu.

4. Metode Packaging

Hal yang penting selanjutnya dalam pengiriman makanan beku frozen food adalah pengemasan produk atau packaging. Metode pengemasan yang baik tentunya akan mendukung kualitas dari makanan itu sendiri. Oleh sebab itu, kamu sebagai pemilik usaha wajib menggunakan plastik kemasan yang memang khusus untuk makanan beku.

Jenis plastik untuk kemasan frozen food yaitu tidak memiliki pori dan memiliki jenis plastik yang cukup tebal. Tujuannya agar makanan tersebut bisa awet tahan lama dan tahan terhadap pengaruh suhu dari luar.

Alternatif lainnya adalah untuk produk frozen food yang benar-benar mentah, seperti ayam atau ikan ada baiknya, kamu memvakum plastik kemasan. Sehingga benar-benar mengeliminasi udara yang ada di dalam kemasan.

Jangan lupa selain memberi label apa isi dari kemasan tersebut, cantumkan juga tanggal produksi atau mengemas serta tanggal kadaluarsanya. Selain itu, hal penting lainnya adalah teknik dalam penyimpanan produk makanan beku. Pastikan konsistensi dari suhu lemari es atau freezer tidak lebih dari 18 derajat celcius.

5. Lisensi untuk Izin Edar Resmi

Sebagai penggiat usaha yang profesional, dalam membangun suatu bisnis yang berhubungan dengan produk dagang makanan, sudah sewajibnya mendaftarkan produk jualan kamu untuk mendapatkan lisensi makanan.

Langkah ini adalah tidak hanya sebagai tindak lanjut terhadap regulasi pemerintah, namun untuk menjamin produk yang kamu jual berkualitas dan aman. Kamu wajib mengurus registrasi ke BPOM dan sertifikat halal, apabila jenis makanan beku yang kamu jual meliputi jenis daging-dagingan.

Dengan sudah adanya lisensi yang tercantum pada produk dagangan kamu, konsumen juga menjadi lebih yakin dan percaya apabila ingin membeli produk usahamu. Sehingga volume penjualan juga meningkat. Bahkan bisa saja banyak vendor atau swalayan yang ingin mengajakmu untuk berkolaborasi.

Cara Sukses Bisnis Frozen Food

Saat segala persiapan sudah kamu rekap secara matang dan teliti, langkah selanjutnya adalah memantapkan metode pemasaran. Agar bisnis frozen food yang kamu rintis menuai kesuksesan secara total.

Lalu, metode apa saja untuk mensukseskan bisnis makan beku ini? Begini penjelasannya.

1. Metode Pemasaran

Metode bisnis rumahan tidak menutup kemungkinan bahwa bisnis kamu bisa berkembang pesat seperti bisnis pabrik besar. Maka dari itu, kamu perlu melakukan dua metode pemasaran yaitu secara online maupun offline.

Gunakan dua metode tersebut untuk memperluas jaringan konsumen bagi bisnis usaha kamu. Namun, untuk di masa pandemi saat ini, kuatkan metode penjualan kamu dengan cara online. Baik itu melalui e-commerce atau melalui media sosial.

Interaksi dengan konsumen secara berkala, agar kamu tahu apa saja pendapat dari pembeli yang sudah mencoba produk frozen food kamu. Apabila ada yang memberi saran, terima kemudian analisis kembali baik buruknya. Ini bisa jadi branding awareness kamu ke depannya nanti.

Kepercayaan konsumen adalah hal yang utama dan pembeli adalah raja, harus kalian pegang erat-erat agar bisnis usaha kamu makin maju dan berkembang.

2. Memperluas Jaringan

Memperluas relasi bisnis atau jaringan sangat penting untuk melakukannya apalagi jika bisnis kamu baru saja rilis. Kamu bisa membangun networking dengan mengajak bekerjasama dengan reseller atau dropshiper.

Kamu bisa juga dengan menawarkan produk frozen food kamu untuk ikut dalam daftar barang display di rak swalayan atau toko yang ada di tempat

Sudah Siap Merintis Usaha Bisnis Frozen Food?

Berikut tadi penjelasan mengenai bisnis frozen food. Semoga artikel tersebut bisa membantu kamu yang sedang mencari rekomendasi usaha sebagai penambah penghasilan di masa sulit pandemi seperti ini.

Sampai bertemu di artikel berikutnya!


© PT FOKUS CITRA PRIMA