Fotografi: Jenis dan Teknik dalam Fotografi, Penting untuk Diketahui

Share:
jenis dan teknik fotografi
Ilustrasi gambar: Brooke Lark – unsplash.com

Fotografi menjadi suatu kegiatan yang saat ini cukup populer di kalangan milenial. Karena semakin banyaknya peminatnya, istilah fotografi sendiri semakin ramai diperbincangkan. Baik pembicaraan mengenai jenis hingga teknik dari kegiatan yang satu ini, selalu menjadi topik hangat dan menarik apalagi bagi kamu yang tertarik untuk belajar fotografi.

Untuk mempelajarinya, tentunya kamu harus mengetahui jenis dan teknik tersebut dengan baik. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui dan mempraktekkan ilmu baru mu ini pada saat mengambil foto secara langsung nantinya.

Pada artikel kali ini akan terdapat dua pembahasan utama yaitu mengenai jenis dan teknik dari kegiatan mengambil foto ini. Berikut pembahasannya! Simak selengkapnya agar kamu dapat memahami istilah fotografi dengan baik!

Jenis-Jenis Fotografi

1. Jenis Jurnalistik

Jenis fotografi jurnalistik merupakan jenis pertama yang harus kamu ketahui. Untuk bisa terjun ke dalam jenis yang satu ini, seorang fotografer tidak perlu mengikuti pendidikan khusus tentang fotografi secara formal. Sebagian besar fotografer, pasti bisa melakukan jurnalistik baik yang sudah ahli maupun yang masih amatir.

Namun, banyak fotografer amatir yang kurang mumpuni untuk bisa masuk ke jenis yang satu ini. Kenapa? Jawabannya sangat sederhana. Hal ini karena ciri khas dari jurnalistik sendiri adalah keaslian dari peristiwa yang terjadi. Nah, seorang fotografer yang masih amatir, akan kesulitan untuk mempertahankan hal tersebut.

Berbeda dengan yang masih amatir, seorang fotografer yang sudah ahli akan sangat mumpuni untuk melakukannya. Dengan segudang pengalaman serta pengetahuannya, seorang fotografer ahli dapat dengan mudah terjun ke dalam jenis jurnalistik ini.

2. Jenis Dokumenter

Jenis fotografi yang kedua adalah dokumenter. Dokumenter merupakan jenis pengambilan foto yang mirip dengan jurnalistik yang ada pada poin sebelumnya. Inilah yang membuat banyak orang sulit membedakan antara dokumenter dan jurnalistik.

Sebagai orang yang tertarik belajar fotografi, tentunya kamu harus mengetahui perbedaan kedua jenis ini bukan? Nah, perbedaannya sendiri memang agak sulit untuk kamu lihat. Hal ini karena perbedaan antara keduanya terdapat pada tujuannya.

Dokumenter bertujuan untuk mendokumentasikan suatu kejadian atau peristiwa bersejarah yang biasanya merupakan peristiwa politik. Sedangkan jurnalistik hanyalah pengambilan foto yang berfokus pada peristiwa itu saja.

Jenis dokumenter sendiri juga biasanya berbentuk rentetan dari suatu peristiwa yang terdiri dari beberapa foto.

3. Jenis Fotografi Makro

Jenis yang berikutnya adalah makro. Makro merupakan jenis yang hasil jepretannya berfokus pada detail kecil pada suatu objeknya. Maka dari itu kamu butuh perlengkapan dengan kemampuan yang mampu memperhatikan detail kecil pada sebuah objek. Pada sebuah kamera, kemampuan seperti ini biasanya disebut dengan mode makro.

Inilah mengapa jenis yang satu ini biasanya memerlukan kamera dengan harga yang cukup mahal. Kemampuan menangkap detail kecil suatu objek dengan sangat jelas, tidak bisa sembarang kamera lakukan. Hanya kamera dengan spesifikasi tertentu saja yang mampu melakukannya.

Jenis makro sendiri berfokus pada keindahan dari setiap detail pada objeknya. Objek yang umum digunakan untuk jenis yang satu ini adalah butir air, bunga, dan serangga.

Teknik Fotografi yang Harus Kamu Ketahui

Setelah berbicara mengenai jenisnya, sekarang akan ada pembahasan terkait dengan teknik-tekniknya. Berikut pembahasannya secara lengkap!

1. Teknik Zooming

Teknik Fotografi yang pertama adalah zooming. Zooming merupakan teknik yang memfokuskan pada objek utama dan memblurkan atau mengaburkan background di belakangnya. Teknik yang satu ini bertujuan untuk membuat kesan tegas terhadap objek utama sehingga ketika hasil akhirnya nanti akan lebih menonjolkan objek utama tersebut.

Zooming menjadi teknik yang pada umumnya cukup populer orang-orang gunakan. Hal ini karena kamu bisa dengan mudah menggunakannya. Untuk pengaturan kamera saat menggunakan teknik ini, aturlah shutter speed di kisaran 1/30 detik. Kemudian kamu juga bisa menggunakan tripod untuk mendapatkan hasil yang stabil dan tidak kabur.

2. Teknik Panning

Panning merupakan teknik fotografi berikutnya yang juga harus kamu ketahui. Teknik yang satu ini biasanya digunakan untuk mengambil foto dari objek yang bergerak. Contohnya seperti motor, mobil, orang berlari, dan sebagainya.

Teknik panning akan menghasilkan foto yang mempertegas objek utamanya dan membuat kesan sedang bergerak pada backgroundnya. Untuk melakukan teknik yang satu ini, kamu harus cukup berpengalaman. Karena untuk mengambilnya sendiri saja, kamu butuh usaha.

Kamu harus mengikuti pergerakan objek untuk bisa melakukan teknik yang satu ini. Pastikan kecepatanmu sama dengan objek yang bergerak tersebut. Jangan lupa untuk mengatur shutter speed kamera mu di kisaran 8 – 60 untuk hasil maksimal.

3. Teknik Fotografi Freezing

Teknik berikutnya adalah freezing. Istilah freezing dalam fotografi ini sebenarnya mirip dengan panning yang ada pada poin sebelumnya. Perbedaannya terdapat pada backgroundnya. Pada teknik panning, background akan menjadi kabur dan memberikan kesan bawa objek utama sedang bergerak dalam kecepatan tinggi.

Berbeda dengan teknik panning, teknik freezing ini akan membuat backgroundnya tetap terlihat dengan jelas. Hanya saja, objek utama akan terlihat sedang berhenti bergerak. Ini membuat teknik freezing lebih cocok penerapannya pada objek yang bergerak di udara seperti sedang melompat contohnya.

4. Teknik Macro

Teknik fotografi selanjutnya adalah teknik macro. Macro merupakan teknik yang menggunakan jarak sedekat mungkin untuk mendapatkan detail dari objek utamanya. Teknik yang satu ini berfokus pada keindahan detail dari objek tersebut.

Teknik ini biasanya digunakan untuk menghasilkan foto dengan jenis makro yang sudah ada pada pembahasan sebelumnya.

5. Teknik Fotografi Siluet

Terakhir adalah teknik siluet. Kamu pasti sering mendengar istilah siluet di dunia fotografi, bukan? Istilah siluet pada teknik pengambilan foto ini sebenarnya adalah efek yang merupakan hasil dari adanya perbedaan antara pantulan cahaya dari objek utama yang berada di bagian depan dengan background di bagian belakang.

Kemudian teknik siluet sendiri sekarang sudah dapat dengan mudah kamu jumpai. Namun, untuk bisa melakukannya, kamu harus benar-benar memperhatikan karakter dari cahaya. Mulai dari arahnya, intensitas, dan sebagainya harus kamu perhatikan dengan baik.

Pada dasarnya, teknik siluet ini memiliki syarat mutlak yaitu objek utama harus benar-benar berwarna hitam. Tidak boleh ada seberkas cahaya yang mengenai objek utama. Dengan memperhatikan semua itu, kamu bisa mendapatkan hasil siluet yang maksimal.

Inilah mengapa diperlukan fotografer yang handal untuk bisa menghasilkan siluet yang sempurna. Namun, kamu juga bisa mencoba teknik yang satu ini meskipun kamu masih dalam tahap belajar fotografi.

Sudah Siapkah Kamu Menerapkan Teknik Fotografi?

Setelah mengetahui berbagai hal mengenai kegiatan pengambilan foto ini, pastikan untuk mempraktekannya. Hal ini karena proses yang kamu lakukan ketika belajar fotografi tidak akan bisa maksimal jika hanya teori saja.

Teori yang sudah kamu dapatkan disini apabila kamu lengkapi dengan praktek, tentunya akan membuat kemampuanmu dalam pengambilan foto menjadi meningkat.


© PT FOKUS CITRA PRIMA