Industri Kreatif di Era Digital Ternyata Sangat Menguntungkan Lho!

Share:
industri kreatif

Pengertian Industri Kreatif

Belakangan ini industri kreatif jadi pusat perhatian lantaran jadi salah satu sektor bisnis yang cukup menjanjikan di Indonesia. Lantas, apa sih pengertian industri kreatif?

Seperti namanya, industri ini mengandalkan ide dan kreativitas seseorang atau sekelompok orang. Hasil dari kreativitas mereka berupa karya dan menjadi sebuah produk yang menghasilkan keuntungan.

Jika membandingkannya dengan industri lainnya, industri ini termasuk unik dan cukup berbeda. Selain mengandalkan kreativitas, industri ini juga memanfaatkan skill atau keterampilan seseorang. Jadi, tidak heran jika sektor ini cukup banyak peminatnya, khususnya anak-anak muda.

Ada tiga unsur dalam industri kreatif, yaitu:

  1. Core Creative Industry: Industri utama yang memanfaatkan kreativitas.
  2. Backward Linkage Creative Industry: Industri yang menjadi input dari industri pertama atau core creative industry.
  3. Forward Creative Industry: Output dari core creative industry dan menjadi input untuk industri-industri lainnya.

Contoh Industri Kreatif

Di Indonesia, contoh industri kreatif sudah banyak bermunculan dan mudah kamu temukan. Dari sekian banyaknya sektor industri kreatif, berikut 5 sektor yang cukup populer dan menguntungkan :

1. Advertising

Sektor pertama ada advertising, di mana sektor ini mencakup periklanan di media cetak, media elektronik, poster, selebaran, pamflet, edaran, brosur, dan jenis reklame lainnya untuk iklan.

Advertising merupakan sebuah cara untuk menarik perhatian audiens lewat iklan yang bersifat persuasif. Biasanya iklan berbentuk gambar, video, hingga kata-kata seputar produk maupun layanan.

Nah, pembuatan iklan-iklan ini menggunakan ide yang kreatif dan keahlian tertentu agar bisa memikat pelanggan. Inilah mengapa advertising masuk dalam kategori industri kreatif yang cukup populer bahkan salah satu pekerjaan yang menguntungkan.

Advertising selalu berhubungan dengan sektor bisnis lainnya. Apalagi di era digital sekarang, agar tidak kalah dengan kompetitor biasanya pebisnis menggunakan pendekatan lewat advertising untuk menarik target pasar.

2. Film, Fotografi dan Videografi

Selanjutnya ada film, fotografi dan videografi. Seperti namanya, bagian dari sektor kreatif ini terbilang cukup banyak, mulai dari pembuatan film, produksi film, hingga memasarkan film. Dalam prosesnya, terdapat juga peran fotografi dan sinematografi.

Sektor ini cukup mengandalkan ide dan kreativitas seseorang atau kelompok yang terlibat. Selain orang-orang di balik layar, para talent atau aktor dan aktris juga masuk dalam kategori pekerja di industri kreatif.

Perfilman Indonesia yang sudah mulai berkembang, menandakan bahwa sektor ini cukup menjanjikan dan menjadi salah satu sumber ekonomi negara. Selain film, jenis tayangan seperti sinetron, video klip, hingga tayangan TV yang melibatkan ide dan kreativitas juga termasuk dalam bagian sektor kreatif.

Buat kamu yang hobi menerapkan ide ke dalam sebuah konsep, pekerjaan di bidang film, fotografi dan videografi adalah pilihan yang tepat. Sebab, seluruh hasil karya dari sektor ini berawal dari ide-ide menarik yang sudah tertulis di dalam sebuah konsep.

3. Desain

Pernahkah kamu mendengar desain grafis atau desain UI/UX? Yup, orang-orang yang bekerja di bidang desain ini merupakan orang-orang yang sangat kreatif. Sebab, membuat visualisasi membutuhkan banyak ide-ide menarik dan kreativitas cukup tinggi.

Selain desain grafis dan desain UI/UX, pekerjaan yang juga termasuk dalam sektor ini adalah desain website, motion graphic, dan desain untuk game. Banyak perusahaan kecil maupun besar yang sudah menggunakan jasa desain untuk kepentingan perusahaan.

4. Penulis

Pekerjaan tulis-menulis juga termasuk dalam industri kreatif lho. Seseorang yang memiliki skill dalam pekerjaan tulis-menulis biasanya menarik perhatian banyak perusahaan. Yup, tulis-menulis adalah pekerjaan yang perlu hadir dalam tim marketing atau periklanan perusahaan sebagai copywriter.

Selain itu, pekerjaan lain seperti penulis buku, editor, penulis konten, penulis SEO, dan blogger juga masuk dalam pekerjaan kreatif. Meskipun terlihat mudah, nyatanya untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas membutuhkan ide dan kreativitas.

5. Fashion

Terakhir adalah fashion. Sektor ini masuk dalam jenis industri kreatif karena proses pembuatan pakaian dan aksesoris dari pakaian butuh kreativitas dan ide-ide unik. Proses ini meliputi desain, produksi, dan distribusi produk fashion.

Buat kamu yang suka menggambar dan up to date dengan fashion, sektor kreatif ini bisa jadi peluang kamu untuk mendapat keuntungan lho. Apalagi bisnis fashion di Indonesia sedang berkembang pesat. Jadi, jangan sampai lewatkan kesempatan ini ya.

Selain lima kategori di atas, pekerjaan lain seperti musik, arsitektur, kerajinan, kuliner, dan jenis pekerjaan yang menggunakan ide serta kreativitas juga masuk dalam sektor kreatif. Sektor-sektor inilah yang turut memperbaiki perekonomian Indonesia.

Cara Mengembangkan Industri Kreatif

Banyak peluang dan keuntungan dari industri kreatif menjadikan sektor ini terlihat menarik. Sama seperti pekerjaan lainnya, sektor ini juga memiliki persaingan yang cukup sengit lho. Lantas, bagaimana cara mengembangkan industri kreatif agar semakin meningkat di tengah ketatnya persaingan? Berikut rangkumannya :

1. Tentukan Target atau Segmen Pasar

Pertama adalah menentukan target atau segmen pasar. Hal ini akan memengaruhi kamu dalam menentukan konsep, produksi, hingga strategi pemasaran. Selain itu, nantinya kamu juga lebih mudah mengembangkan produk agar lebih inovatif, unik, dan kreatif. Sehingga target atau segmen pasar tertarik.

Jadi, pastikan bidang yang kamu geluti saat ini sudah sesuai dengan target atau segmen pasar ya. Supaya bidang tersebut mudah untuk berkembang dan memiliki peminatnya.

2. Tingkatkan Kualitas

Sektor industri kreatif apapun harus meningkatkan sebuah kualitas, baik itu kualitas produk atau jasa. Semakin bagus kualitas yang terlihat, maka semakin bagus dampak yang akan terjadi nantinya.

Catatlah kelebihan dan kekurangan pada kemampuan diri maupun produk, lalu bandingkan dengan kelebihan dan kekurangan kompetitor. Jadikan kekurangan kompetitor sebagai kelebihan yang harus kamu miliki, dan jadikan kelebihan kompetitor sebagai inspirasi.

3. Tetap Berinovasi

Inovasi adalah salah cara mengembangkan industri kreatif yang memiliki peran penting. Yup, pekerjaan yang berhubungan dengan kreativitas memang butuh ide-ide segar dan kekinian.

Oleh sebab itu, kamu tidak boleh puas dengan kemampuan dan hasil yang sekarang, teruslah belajar dan berinovasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diri maupun hasil kamu nantinya.

Lakukanlah kegiatan yang bisa jadi inspirasi kamu nantinya. Misalnya membaca apa saja yang sedang jadi tren saat ini.

4. Konsisten

Terakhir adalah konsisten. Yup, orang-orang yang bekerja di industri kreatif harus konsisten dengan apa yang sedang mereka lakukan. Jika kamu ingin bekerja dalam sektor ini, maka usahakan untuk tetap konsisten.

Kamu harus konsisten dalam mengasah skill, berinovasi, dan belajar. Jangan karena satu dan lain hal, tiba-tiba kamu berhenti dan enggan melanjutkan. Yakinlah bahwa apa yang sedang kamu perjuangkan saat ini akan menghasilkan keuntungan yang kamu harapkan.

Jadi, jangan pernah menyerah meskipun persaingan dalam industri kreatif terbilang sangat sengit. Sebagai modal, kamu bisa menerapkan 4 cara di atas agar bidang pekerjaan yang kamu geluti berkembang dan sukses. Selamat mencoba!


© PT FOKUS CITRA PRIMA